Beranda > Catatan Syam > catatan tertinggal, di suatu pagi, suatu hari

catatan tertinggal, di suatu pagi, suatu hari

saat duduk dengan manis dan jari ini di atas keypad notebook sudah siap untuk menulis… tiba-tiba pikiran blank… hilang ingatan, melenyapkan semua ide yang telah tersusun rapi di kepala… dan kacau dah… kepala jadi pusing… berputar-putar… di tambah dengan serangan kantuk… komplit sudah “derita” pagi ini…he…he…

tidak ingin terjebak dalam situasi yang mengacaukan segala rencana pagi ini. memaksakan diri untuk terus menulis hanya menambah situasi makin parah. saya bangkit dari tempat duduk, beranjak ke dapur…mengambil segelas air putih, beberapa biji rambutan dan sekantong kresek kecil “karipik gumbili”… sambil duduk lesehan di depan pintu luar dapur, menikmati pagi dengan cemilan “karipik gumbil” dan memandangi hamparan sawah di belakang rumah… serangan kantuk itu perlahan hilang…pikiran secara otomatis ter-refresh…dan mulai berjalan normal lagi… tapi, saya jauhkan dulu arah pikiran untuk mencari ide tulisan. saya tidak ingin pikiran kembali blank… saya hanya ingin menikmati momen ini saja… pagi ini…dengan segelas air putih, rambutan, “karipik gumbili” dan pemandangan hamparan sawah

satu qoute cantik pagi ini :

“pagi yang biasa, dengan sajian makanan yang juga biasa serta pemandangan yang sebenarnya sudah biasa. akan berubah indah ketika kita mampu menikmatinya dengan hati, dengan sepenuh jiwa”

Kategori:Catatan Syam
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: