Beranda > Catatan Syam > Be your self

Be your self

Kenapa kita harus menjadi diri sendiri ? tiba-tiba saja pertanyaan itu muncul dipikiran ketika membaca kembali sebuah majalah lawas : Percikan Iman, edisi no. 05 thn. V mei 2004.

Jawabannya, yang saya dapatkan di majalah tersebut adalah : dengan menjadi diri sendiri berarti meminimalkan ketergantungan kepada orang lain dan memunculkan potensi diri untuk bisa menjalani hidup, berbuat dan berkarya. Atau seperti wejangan pepatah arab berikut :

”pemuda sejati bukanlah yang membanggakan ayahnya atau nenek moyangnya. Pemuda sejati adalah yang mampu menyatakan : it’s me…inilah aku”

Be your self atau jadilah diri sendiri itu mudah ditulis dan nyaman untuk di ucapkan, namun seringkali sulit untuk diterapkan. Kita hidup tidak sendiri, ada orang tua, saudara, tetangga dan kawan. Mereka semua tentu sangat mempengaruhi kehidupan kita. Menjadi diri sendiri bukan berarti menghilangkan segala pengaruh luar tetapi menjadi seorang yang punya pendirian.

Ada dua kiat, untuk bisa menjadi diri sendiri, yaitu :

Pertama, melihat diri sendiri dengan jujur, menerima segala kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. Lalu, renungkan arah, tujuan dan cita-cita yang hendak di capai.

Kedua, pandang diri sendiri dengan pandangan yang positip dan optimis. Hilangkan rasa minder dalam pikiran dengan menanamkan dalam-dalam kepercayaan diri.

Untuk menjadi diri sendiri tentu akan mendapatkan halangan atau rintangan. Untuk mengatasi halangan atau rintangan itu, berikut beberapa prinsip yang harus dipedomani :

#1 : jujur. kejujuran merupakan modal pokok untuk menjadi diri sendiri.

#2 : berani. apabila rasa takut mendominasi, akan sulit bagi kita untuk bergerak menjadi diri sendiri.

#3 : tahan uji. masalah dalam hidup selalu datang dan pergi. sikap tahan uji akan menempa mental kita, sedikit demi sedikit meningkatkan kadar kualitas diri kita yang sebenarnya.

#4 : kerja keras. tanpa ada kerja keras, cita-cita untuk menjadi diri sendiri hanya akan mengendap di angan-angan dan hidup sukses tanpa ada kerja keras hanyalah sebatas mimpi saat tidur di siang bolong.

#5 : kerja bareng. menjadi diri sendiri bukan berarti bersikap egois  tanpa melihat kiri dan kanan. menjadi diri sendiri harus dipahami sebagai suatu sikap yang dapat memberikan manfaat bagi orang lain.

#6 : ikhlas. dalam membangun mental menjadi diri sendiri, sifat ikhlas sangatlah penting. karena tidak semua yang kita lakukan untuk menjadi diri sendiri harus dikalkulasi dengan materi maupun uang.

#7 :  penuh optimisme. untuk berbuat dan berkarya kita perlu energi yang bernama optimisme. ketiadaan optimisme bukan hanya membuat kita gagal untuk menjadi diri sendiri, tapi juga gagal menjalani tanggung jawab sebagai manusia.

#8 : kreatif dan inovatif. tanpa bermodalkan sikap kreatif dan inovatif, kita hanya akan menjadi bayang-bayang orang lain dan sulit untuk menjadi diri sendiri.

#9 :  berjiwa sosial. keberadaan diri kita tidak akan berarti apa-apa bila tidak memberikan manfaat bagi orang lain.

#10 : memiliki keyakinan yang tinggi. sebesar apapun semangat kita, sekuat apapun tekad kita, dan sekeras apapun kemauan dan upaya yang kita lakukan untuk menjadi diri sendiri tanpa adanya keyakinan yang tinggi hanya akan membuahkan kesia-sian.

#11 : hanya bersandar kepada Allah SWT. dalam hidup ini, kadang kita dapat berdiri tegak, namun tak jarang badai menerpa begitu kencang, hingga kita pun oleng dibuatnya. kala itu tidak ada tempat meminta pertolongan, tidak ada tempat yang menjadi sandaran, kecuali hanya kepafa Allah SWT semata.

 

Kategori:Catatan Syam Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: