Beranda > Catatan Syam > Loksado & Sekedar Catatan di Awal Tahun 2009

Loksado & Sekedar Catatan di Awal Tahun 2009

–sedikit refleksi dan goresan seadanya

Di atas lanting paring (bambo rafting) yang menderas arus, riam dan cadas bebatuan hulu sungai amandit loksado, aku “merayakan” 1 Januari Tahun Baru 2009.

buritan lanting...

buritan lanting...

Disela kecipak basah dinginnya air sungai amandit dan sesekali aku menceburkan diri, aku mengores permenungan, me-review jejak langkah yang telah tertoreh, lalu menyusun resolusi serta pengharapan baru.

Disiplin

Angka rapot “Kedisiplinan”-ku di tahun 2008 mendapat angka merah (mungkin hanya pantas dapat angka 4). Angka merah berarti menandakan kemorosotan sikap dan perilaku disiplin yang luar biasa dalam diriku. Ah, selama ini aku gemar memakai “jam karet”. Suka menunda-nunda banyak hal yang semestinya kulaksanakan sesuai scedul dan aku jadi sangat suka melampuai “deadline”. Dan sangat sering bahkan seakan sudah jadi “habit” tiap kali ada rapat, pertemuan dan sejenisnya aku akan datang, hadir melampaui jam yang telah ditentukan. Misal, bila rapatnya pukul 16.00 (jam empat sore) aku baru datang pukul 16.30 atau bahkan sampai pukul 17.12 baru nonggol. Parahkan ? He… He…

Di Tahun 2009 ini, sebelum penyakit ketidakdisiplinan ini jadi akut, tidak bisa disembuhkan lagi. Aku harus membasminya sampai tuntas ke akar-akarnya. Yang pertama dan prioritas utama : aku wajib disiplin. Disiplin waktu, disiplin pekerjaan, disiplin segala-galanya.

Fokus

Angka merah yang kedua dirapotku adalah Fokus. Selama ini aku merasakan sendiri, dalam bekerja, dalam melakukan sesuatu aku tidak fokus atau tidak konsen. Pikiranku kadang terpecah kepada hal lain, atau aku gemar melakukan banyak hal pekerjaan sekaligus. Jadinya baik secara kuantitas maupun kualitas hasil pekerjaanku boleh dikatakan dibawah standar, tidak efektif, tidak efisien serta banyak waktu yang terbuang percuma.

Untuk itu, aku mencamkan dalam diri agar di Tahun 2009 aku wajib untuk , fokus dan fokus dalam bekerja atau dalam melakukan hal apapun, agar hasil yang kudapatkan nantinya bisa maksimal, prima baik dalam kualitas maupun kuantitas.

Etos Kerja

Aku orang yang paling hobi berleha-leha, malas dan suka sekali tidur memanjakan diri. Padahal hampir tidak ada pekerjaan yang berat yang telah kulakukan. Sementara banyak pekerjaan atau kegiatan yang mestinya harus kutuntaskan dengan segera. Jadinya, pekerjaanku jadi bertumpuk-tumpuk serta tidak bisa kukerjakan. Padahal hanya dengan bekerja keraslah aku bisa bertahan hidup atau menghidupi kehidupanku. Hal-hal seperti inilah penambah angka merah dalam rapotku.

Bagaimanapun etos kerja itu penting. Untuk seorang yang ingin hidupnya mapan, berkecukupan dan sejahtera kuncinya adalah kerja keras, tidak ada kata “kulir” alias malas. Sangat tidak mungkin seorang yang malas bisa kaya kalau tidak bekerja keras. Kecuali mungkin orang itu pelihara tuyul atau korupsi… Dan sungguh, aku malu melihat orang yang gigih dan semangat dalam bekerja untuk menghidupi kehidupannya dan menoreh prestasi disetiap lingkup kehidupan ini…

Bertekad dengan kuat bahwa ditahun 2009 ini, aku harus meningkatkan terus etos kerja, bekerja keras untuk mencapai prestasi dan impian hidupku…

Tak teras hampir dua jam waktu perjalanan menyusuri deras, curam riam dan bebatuan sungai amandit dan sampailah ditempat persinggahan di Desa Hulu Banyu. Aku naik ke daratan dengan basah kuyup dan dingin gigil merayapi sekujur tubuhku.  Beberapa resolusi serta pengharapan baru di Tahun 2009 siap untuk aku implementasikan dalam hidupku…

100_0367

jembatan di atas sungai

Kategori:Catatan Syam
  1. Januari 6, 2009 pukul 4:13 am

    beberapa kali ke loksado, saya blm pernah naik bamboo raftingnya.:(

  2. Januari 6, 2009 pukul 5:14 am

    kapan-kapan bila pian ke Loksado… Hayo kita balanting paring menyusuri sungai amandit…

  3. Januari 6, 2009 pukul 6:22 am

    Saya belum pernah ke loksado. Kemarin pernah ketanuhi. Pertanyaan saya. Jalan ke loksado Rooler Coster juga ya? Akut

  4. bagdies
    Januari 6, 2009 pukul 6:36 am

    kaka, umpat balan ting kah pulang???

  5. Januari 6, 2009 pukul 7:08 am

    semoga resolusi di tahun depan bakal lebih baik dari tahun yg lewat…..
    btw, seandainya saja, kemarin itu kita ke loksado saja…..heeemm…tentu saja saya tak akan berani…ha…ha..ha..

  6. Januari 6, 2009 pukul 10:12 am

    Wah.. Asik banget tu
    Akhir tahu bisa ke LOksadO
    Mudah2an aku juga bisa kesana

  7. Januari 7, 2009 pukul 1:33 am

    Umpaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaat
    *sambil narik2 baju aa syam

  8. Januari 7, 2009 pukul 1:43 am

    @syafwan
    Abang syam ini yg ke Tanuhi kemarin naik motor sama saya…
    Jalan ke Loksado satu arah dengan tanuhi. kekolam renang tanuhi kemarin kan belok kiri nah klo ke Loksado belok ke-kanannya kurang lebih 8 Km dari tanuhi dan masih Rooler Coster :D:D:D

  9. Januari 7, 2009 pukul 3:51 am

    @syafwan : Sayang kita hanya ke Tanuhi saja kmarin… Kalo ke Loksado pasti bakal tambah seru acaranya… Yup, jalan ke Loksado seperti yang dikatakan Wahyu…

    @bagdies : Bila ada urang balanting lagi, umpat pulang kita… he…he…

    @yulianbjm : resolusi atau pengharapan yang kita buat tentu agar di tahun depan menjadi lebih baik dari tahun yang sebelumnya… jgn takut… apalagi jalan ke loksado mulus dan tidak terlalu banyak roaler coosternya…he..he…

    @ramdan : Lokasado akan setia menunggu…

    @ wahyu : kapan kita naik motor lagi ke loksado y ? Kemarin aku pulang naik ojek motor dari tanuhi jam 9 malam… seru dan menegangkan…

  10. Januari 8, 2009 pukul 2:05 am

    @Syam :
    Bisa ja tu… kyna kita atur lawan bubuhan pahuluan, anggap ja rekreasi Blogger Pahuluan

  11. Januari 14, 2009 pukul 6:33 pm

    tapaksa am umpat nah….

  12. Kamal Ansyari
    Maret 20, 2010 pukul 3:35 am

    Tolong jaga dan lestarikan alam hutan Loksado dari penambang-penambang yang hanya menginginkan uang dan harta tanpa memikirkan kerusakan hutan nantinya.
    Hutan Loksado yang indah ini adalah warisan untuk anak cucu kita di masa depan.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: