PROSA DI UJUNG BULAN DESEMBER
prosa di ujung bulan desember
(terinspirasi dr film centurion)
ingin menghentikn waktu lalu membeku di dinding labirin mimpi
suatu alam yg tak bertepi. aku gigil diguyur salju
dirayapi dingin angin utara
(….Di lerai oleh rawan cakrawala, aku terhempas dalam lirih,
duka membuka lara..angin barat enggan berhembus,
kepasrahan smakin menikam sunyi dan sepi membunuhku!…)*
daunan cemara berjatuhan. sisa-sisa rantingnya dibebatuan
memberiku asa : memperpanjang durasi mimpiku. melanjutkan
khayaliku.
lalu aku berlari mendaki lembah. mengejar kesempatan
menemukan rongga bumi. tempat persembunyian sementara
sebelum deras hujan. sebelum air pertama menyentuh ubun-ubunku
(inilah aku, petualang terluka. hidup mengembara di alam kegelisahan dan keresahan. tanpa cinta. tanpa irama. dan tanpa rasa)
kdg/26/12/2010
*ditambahkan oleh : Ibu Nida Guslaili…mohon maaf dan ijin dibuat jd puisi yg utuh
sebuah prosa tak lengkap : 3 x 24 jam
sudah jenuh. aku membunuh waktu
3 x 24 jam
terbuang. entah percuma
sia-sia atau apa
kemana
semua tampak semu
gembira ini. senang ini. suka ini
sekedar pelipur. lalu sekejap hilang
menguap ke-awang-awang
lari dari kenyataan. melepas diri dari garis
nasib hidup. mungkin suatu kebodohan
bahkan sebuah ketololan
dan membiarkan begitu saja jarum jam
menggilas angka demi angka
adalah manusia minus akal. moral. estetika
sudah jenuh
3 x 24 jam
kukuburkan waktu
diliang lahat kabut
kini. tinggal giliranku
dimusnahkan hukum besi dunia
tumpukan masalah diatas pondasi
kemalasan
menghancurkan impian, cita-cita dan
kebahagian hidupku.
tegal/magrib 26/12/2010
Komentar Terakhir